Author Archives: wildanwajdirahman

Komputasi Biologi

pada pembahasan kali ini akan dibahas tentang komputasi di dalam bidang biologi.

silakan download artikelnya pada linknya dibawah ini.

bioinformatika

Advertisements

Cloud Computing

Penjelasan Cloud Computing

Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer atau komputasi dalam suatu jaringan dengan pengembangan bebasis internet atau awan yang berfungsi untuk menjalankan program atau aplikasi dengan komputer-komputer yang tersambung dengan waktu yang bersamaan, tetapi tidak semua yang tersambung dengan internet menggunakan cloud computing.

Teknologi komputer berbasis sistem cloud merupakan salah satu teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server yang berfungsi untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini memperbolehkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan memperbolehkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan menggunakan akses internet.

Cara kerja Sistem Cloud Computing

Sistem cloud bekerja dengan menggunakan internet sebagai server dalam mengolah atau memproses data. Sistem ini menyarankan pengguna untuk login ke internet yang tersambung pada program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi atau perintah dari pengguna disimpan scara virtual melalui jaringan internet yang tersambung kemudian perintah-perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima server aplikasi selanjutnya data akan diproses dan pada proses terakhir pengguna akan ditampilkan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan imstruksi yang diterima sebelumnya sehingga penguna atau konsumen dapat menerima dan merasakan manfaatnya.

Contoh Cloud Computing

 

Contoh Kerja Could Computing pada Google Drive

Google drive telah dirilis dengan layanan berbasis could computing ini merupakan layanan freemium yang akan menggantikan Google Docs. Layanan terbaru ini memungkinkan kita untuk menyimpan file dan mengaksesnya dari komputer, telepon atau tablet, dimana pun kita berada untuk memulai aplikasi Google Drive, pergi ke drive google.com kemudian aktifkan layanan. Setelah kita memiliki akses pada Drive, kita siap untuk memulai menggunakan layanan ini.

Kita akan melihat bahwa Google Drive kita sekilas terlihat dan bekerja sangat mirip Google Docs. Kita dapat membuat file, membuat koleksi folder, dengan menggunakan bar bagian atas untuk mencari, dan mengupload file dengan menyeret dan menjatuhkan ke dalam jendela browser.

Tetapi, tidak seperti Docs, kini kita dapat mengelola seluruh drive dari dekstop kita dengan memnginstal aplikasi Google Dribe. Caranya sangat mudah, berikut langkah-langlahnya :

  1. setelah anda masuk dalam drive.google.com
  2. lihatlah sidebar bagian kiri dan pilih Download Google Drive.
  3. Setelah kita download perangkat kita akan memiliki folder Google Drive, sehingga setiap perubahan yang kita buat akan tercermin dalam antarmuka Web, dan sebaliknya
  4. Selama kita terkoneksi dengan internet, ketika kita menambahkan file ke folder Google Drive, file kita akan langsung otomatis terupload ke drive web kita.

Tugas 2: PT D’Connection (keuangan)

PT. D’Connection

Profil Perusahaan

  1. D’Connection adalah perusahaan yang berdiri sebagai perusahaan penyedia layanan internet (Internet Service Provider) yang memberikan layanan internet stabil dan berkualitas dengan harga kompetitif.
  2. D’Connection memberikan layanan internet baik untuk perseorangan maupun suatu badan perusahaan.

Visi :

Kami ingin menjadi ISP terkemuka di Indonesia yang memberikan kualitas internet dan pelayanan yang terbaik

Misi :

 

Didukung sumber daya manusia yang terbaik di bidangnya dan perangkat infrastruktur yang terbaik, kami terus berusaha meningkatkan kualitas infrastruktur mengikuti perkembangan zaman.

Perusahaan Jasa

Perusahaan Jasa (Service Company) merupakan  perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan jasa keahlian. Contoh perusahaan jasa seperti kantor akuntan publik, usaha salon, usaha bengkel, bank, asuransi, lembaga pendidikan, sekolah, universitas, klinik dokter, kantor notaris, perusahaan leasing, rumah sakit, usaha rental mobil, jasa pengurusan surat-surat, usaha jasa pengiriman,dan sebagainya.

Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Dalam menjalankan usahanya perusahaan jasa juga melakukan kegiatan transaksi dan juga memiliki laporan keuangan perusahaan jasa yang berbeda dengan laporan perusahaan dagang. Laporan keuangan dapat diidentifikasikan secara jelas dari informasi yang diperoleh oleh suatu perusahaan. Laporan keuangan perusahaan jasa memiliki komponen seperti berikut:

  1. Nama perusahaan pelapor atau identitas lain.
  2. Cakupan laporan keuangan, apakah mencakup hanya satu entitas atau beberapa entitas.
  3. Tanggal atau periode yang dicakup oleh laporan keuangan, mana yang lebih tepat bagi setiap komponen laporan keuangan.
  4. Mata uang pelaporan.
  5. Satuan angka yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan.

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Laporan keuangan perusahaan jasa yang disajikan setiap akhir periode yang terdiri atas laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas.

  1. Laporan Laba/Rugi (Income Statement)

Laporan laba/rugi adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan pendapatan dan beban dari suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi. Laporan laba/rugi perusahaan disajikan dan memiliki berbagai unsur kinerja keuangan yang diperlukan bagi penyajian secara wajar. Bentuk laporan laba/rugi yang lazim digunakan ada dua, yaitu:

  • Bentuk Langsung (Single Step)
    Dalam  bentuk ini, seluruh pendapatan dijumlahkan dan semua beban dijumlahkan. Dari selisih antara jumlah pendapatan dengan jumlah beban dapat diketahui besarnya laba atau rugi usaha.

LAPORAN LABA/RUGI PT. INDONESIA LIFE INSURANCE UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014

Pendapatan Jasa Rp. 28,000,000.00
Beban gaji Rp. 10,000,000.00
Beban perjalanan dinas Rp. 500,000.00
Beban iklan Rp. 600,000.00
Beban telepon Rp. 300,000.00
Beban listrik & air Rp. 700,000.00
Beban perlengkapan kantor Rp. 300,000.00
Beban sewa Rp. 350,000.00
Beban penyusutan peralatan kantor Rp. 400,000.00
Jumlah beban usaha Rp. 13,150,000.00
Laba usaha Rp. 14,850,000.00
  • Bentuk Bertahap (Multiple Step)
    Dalam  bentuk ini, dalam laporan laba/rugi diadakan pengelompokan atas jenis pendapatan dan jenis beban. Di mana pendapatan dibedakan atas pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, serta beban dibedakan pula atas beban usaha dan beban di luar usaha. Kemudian dari selisih pendapatan dan beban diperoleh laba atau rugi perusahaan.

LAPORAN LABA/RUGI PT. INDONESIA LIFE INSURANCE UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2014

Pendapatan Jasa Rp. 28,000,000.00
Beban gaji Rp. 10,000,000.00
Beban perjalanan dinas Rp. 500,000.00
Beban iklan Rp. 600,000.00
Beban telepon Rp. 300,000.00
Beban listrik & air Rp. 700,000.00
Beban perlengkapan kantor Rp. 300,000.00
Beban sewa Rp. 350,000.00
Beban penyusutan peralatan kantor Rp. 400,000.00
Jumlah beban usaha Rp. 13,150,000.00
Laba usaha Rp. 14,850,000.00
Pendapatan dan beban di luar usaha
Pendapatan bunga Rp 500,000.00
Beban kerusakan komputer Rp 350,000.00
Laba diluar usaha Rp. 150,000.00
Laba bersih Rp. 13,500,000.00
  1. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)

Laporan perubahan modal adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan modal, dari modal awal sampai dengan modal akhir periode. Dalam laporan perubahan modal ditunjukkan dengan perhitungan antara modal pemilik awal periode ditambah laba bersih seperti yang tercantum dalam laporan laba/rugi, kemudian dikurangi dengan pengambilan pribadi pemilik (prive), sehingga diperoleh modal pemilik akhir periode.

LAPORAN PERUBAHAN MODAL PT. INDONESIA LIFE INSURANCE PER MARET 2014

No.Akun Perkiraan Modal usaha (Awal) Rp. 250,000,000.00
Laba usaha Rp. 13,500,000.00     –
Prive Laba Usaha – Prive Rp. 236,500,000.00     +
Modal usaha (Akhir) Rp. 486,500,000.00
  1. Neraca (Balance Sheet)

Neraca adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan keadaan keuangan atau posisi keuangan suatu perusahaan pada akhir periode. Posisi keuangan yang dimaksud terdiri atas jumlah aktiva, kewajiban, dan modal. Dalam penyusunan neraca harus diurutkan sesuai dengan tingkat likuiditasnya atau tingkat kelancarannya. Rekening yang lancar harus didahulukan penyusunannya dan rekening yang kurang lancar disusun di bawahnya.Neraca dapat disusun dengan dua bentuk, yaitu bentuk stafel dan bentuk skontro.

  • Bentuk Laporan (Stafel)
    Neraca yang disusun dalam bentuk stafel artinya neraca disajikan dengan harta atau aktiva di bagian atas dan kewajiban serta modal di bagian bawahnya. Neraca bentuk stafel sering disebut juga bentuk laporan/ vertikal.

NERACA PT. INDONESIA LIFE INSURANCE PER 31 JANUARI 2014

No Akun Perkiraan/ Akun Debet Kredit
Kas Rp. 180,000,000.00
Piutang sewa crane Rp. 15,000,000.00
Perlengkapan Rp. 5,250,000.00
Inventaris kantor Rp. 6,750,000.00
Akumulasi penyusutan inventaris kantor Rp. 400,000.00
Peralatan berat Rp. 60,000,000.00
Akumulasi penyusutan peralatan berat Rp. 1,000,000.00
Sewa gedung dibayar di muka Rp. 20,550,125.00
Utang usaha Rp. 20,000,000.00
Modal Rp. 250,000,000.00
Laba bulan berjalan Rp. 16,150,125.00
Jumlah Rp. 286,150,125.00 Rp. 286,150,125.00
  • Bentuk T (Skontro) atau Bentuk Rekening
    Neraca yang disusun dalam bentuk T artinya penyajian harta atau aktiva di sebelah kiri, sedangkan kewajiban dan modal di sebelah kanan. Neraca bentuk skontro sering disebut juga bentuk sebelahmenyebelah.

NERACA PT. INDONESIA LIFE INSURANCE PER 31 JANUARI 2014

No Akun Perkiraan/ Akun Jumlah No akun Perkiraan Jumlah
Kas Rp. 180,000,000.00 Utang usaha Rp. 20,000,000.00
Piutang sewa crane Rp. 15,000,000.00
Perlengkapan Rp. 5,250,000.00 Modal Rp. 250,000,000.00
Inventaris kantor Rp. 6,750,000.00 Laba bulan berjalan Rp. 16,150,125.00
Akumulasi penyusutan inventaris kantor Rp. 400,000.00
Peralatan berat Rp. 60,000,000.00
Akumulasi penyusutan peralatan berat Rp. 1,000,000.00
Sewa gedung dibayar di muka Rp. 20,550,125.00
Jumlah Rp. 286,150,125.00 Jumlah Rp. 286,150,125.00
  1. Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows)

Laporan arus kas adalah laporan keuangan perusahaan jasa yang menunjukkan arus masuk dan arus keluar tentang kas dan setara dengan kas. Kas merupakan uang tunai atau saldo kas dan rekening giro, sedangkan setara kas merupakan investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek yang dengan cepat dapat dijadikan kas. Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode tertentu dapat diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, dengan disesuaikan bisnis perusahaan tersebut. klasifikasi menurut aktivitas bertujuan memberikan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan untuk menilai pengaruh aktivitas tersebut terhadap posisi keuangan perusahaan serta terhadap jumlah kas dan setara dengan kas.

  1. Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Arus kas dari aktivitas operasi terutama diperoleh dari pendapatan perusahaan. Oleh karena itu arus kas tersebut pada umumnya berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang memengaruhi penetapan laba atau rugi bersih.

Arus kas dari aktivitas operasi meliputi:

  • penerimaan kas dari penjualan barang atau jasa,
  • penerimaan kas dari royalty,fee, komisi, dan pendapatan lain,
  • pembayaran kas kepada pemasok barang atau jasa,
  • pembayaran kepada karyawan,
  • penerimaan dan pembayaran kas oleh perusahaan asuransi sehubungan dengan premi, klaim, anuitas dan manfaat asuransi lainnya,
  • pembayaran kas atau penerimaan kembali (restitusi) pajak penghasilan kecuali jika dapat diidentifikasikan secara khusus sebagai bagian dari aktivitas pendanaan dan investasi,
  • penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan.
  1. Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan.

Arus kas dari aktivitas investasi meliputi:

  • pembayaran kas untuk membeli aktiva tetap, aktiva tak berwujud, dan aktiva jangka panjang lain, termasuk biaya pengembangan yang dikapitalisasi dan aktiva tetap yang dibangun sendiri,
  • penerimaan kas dari penjualan tanah, bangunan, peralatan, aktiva tak berwujud, dan aktiva jangka panjang lain,
  • perolehan saham atau instrumen keuangan perusahaan lain,
  • uang muka dari pinjaman yang diberikan kepada pihak lain serta pelunasannya (kecuali yang dilakukan oleh lembaga keuangan),
  • pembayaran kas sehubungan dengan futures contracts, forward contracts, oPT.ion contracts, dan swap contractskecuali apabila kontrak tersebut dilakukan untuk tujuan perdagangan (dealing or trading), atau apabila pembayaran tersebut diklasifikasikan sebagai aktivitas pendanaan.
  1. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Pengungkapan terpisah arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan perlu dilakukan sebab berguna untuk memprediksi klain terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal perusahaan.

Arus kas dari aktivitas pendanaan meliputi:

  • penerimaan kas dari emisi saham atau instrumen modal lainnya,
  • pembayaran kas kepada para pemegang saham untuk menarik atau menebus saham perusahaan,
  • penerimaan kas dari emisi obligasi, pinjaman, wesel, hipotik, dan pinjaman lainnya,
  • pelunasan pinjaman,
  • pembayaran kas oleh penyewa guna usaha (lessee) untuk mengurangi saldo kewajiban yang berkaitan dengan sewa guna usaha pembiayaan (finance lease).Berikut contoh laporan keuangan perusahaan jasa
LAPORAN ARUS KAS
PT.. INDONESIA LIFE INSURANCE
PER 31 DESEMBER 2014
I Arus Kas Kegiatan Operasi
Penerimaan pendapatan jasa konstruksi Rp. 28,000,000.00
Arus kas keluar:
Beban upah & gaji Rp. 10,000,000.00
Beban perjalanan dinas Rp. 500,000.00
Beban iklan Rp. 600,000.00
Beban telepon Rp. 300,000.00
Beban listrik dan air Rp. 700,000.00
Beban perlengkapan kantor Rp. 300,000.00
Beban sewa Rp. 350,000.00
Penyusutan peralatan Rp. 400,000.00
Total beban Rp. 13,150,000.00
Arus kas masuk dari kegiatan operasi Rp. 14,850,000.00
II Arus Kas dari Kegiatan Investasi
Pembelian peralatan berat Rp. 60,000,000.00
Pembelian investasi kantor Rp. 6,750,000.00
Arus kas keluar dari kegiatan investasi Rp. 66,750,000.00
III Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan
Setoran tambahan modal Rp. 50,000,000.00
Prive Rp. 5,000,000.00
Arus kas masuk dari aktivitas pendanaan Rp. 45,000,000.00
Arus kas masuk bersih Rp. 36,000,000.00
Saldo kas awal periode 2014 (Januari) Rp. 180,000,000.00
Saldo kas akhir periode 2014 (Desember) Rp. 216,600,000.00
“PT. INDONESIA LIFE INSURANCE”
RUGI / LABA
Untuk periode yang berakhir 31 Desember 2014
No. Keterangan 12/31/13 12/31/14
I 1 Pendapatan 1.901.825.003,00 2.509.301.099,00
1 Pendapatan Jasa 1.901.825.003,00 2.509.301.099,00
II 4 Biaya Tenaga Kerja 725.303.352,04 1.214.114.383,04
1 Gaji Karyawan 545.547.726,52 1.006.531.757,52
2 Bonus 179.755.625,52 205.701.625,52
3 Tunjangan  Makan 0,00 1.881.000,00
4 Tunjangan  Kesehatan 0,00 0,00
6 Tunjangan  Jamsostek 0,00 0,00
7 Tunjangan PPh 21 0,00 0,00
8 Tunjangan Lain – lain 0,00 0,00
III 5 Biaya Penjualan & umum 1.310.729.056,22 1.747.265.144,20
1 Perjalanan 156.473.325,52 188.210.915,52
2 Perhubungan 194.971.927,52 239.157.879,52
3 Listrik & Air 6.064.917,00 0,00
4 Bea Materai & Pajak Lainnya 11.155.080,00 3.660.072,00
5 Pelayanan 160.118.625,52 261.435.133,52
6 Sewa 0,00 350.000,00
7 Pemeliharaan & Perbaikan 158.562.359,52 179.417.154,52
8 Pemakaian Kantor 182.604.374,52 197.204.204,52
9 Penyusutan 37.076.986,42 60.843.393,50
10 Asuransi 2.704.750,00 4.177.521,88
11 Amortisasi 0,00 0,00
12 Pengangkutan 0,00 0,00
13 Kendaraan 26.170.715,00 13.491.500,00
14 Pemeliharaan Kendaraan 6.172.005,00 6.128.948,00
15 By.Eksport 0,00 0,00
16 Iklan 3.575.000,00 6.761.500,00
17 Contoh 0,00 0,00
18 By.Administrasi 0,00 0,00
19 Komisi & Administrasi Bank 3.702.732,18 7.338.404,01
20 Komisi & Perijinan 201.043.225,52 231.066.225,52
21 By. Lain-Lain 160.333.032,52 348.022.291,71
IV 6 Penghasilan Netto (134.207.405,26) (452.078.428,24)
V 7 Penghasilan Diluar Usaha 8.996.462,66 70.507.676,62
1 Penghasilan Bunga 44.581,12 44.456,37
2 Keuntungan Tukar Valas – Transaksi 8.926.879,54 61.707.720,25
3 Klaim 0,00 0,00
4 Keuntungan Penjualan Aktiva 0,00 0,00
5 Penghasilan Lain-Lain 25.002,00 8.755.500,00
VI 8 Pengeluaran Diluar Usaha 21.464.587,38 70.508.830,87
1 Beban Bunga 287.778,00 2.925.429,84
2 Kerugian Tukar Valas – Transaksi 10.376.806,39 56.303.381,03
3 Klaim 0,00 0,00
4 Sumbangan 2.600.000,00 2.950.000,00
5 Amortisasi 8.199.999,99 8.200.000,00
6 Kerugian Lain – Lain 3,00 130.020,00
VII 9 Laba Bersih (146.675.529,98) (452.079.582,49)

Gaji atau Upah Kerja

Undang-Undang Mengenai Upah

Menurut Pasal 1 ayat 30 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Namun, dalam menetapkan besarnya upah, pengusaha dilarang membayar lebih rendah dari ketentuan upah minimum yang telah ditetapkan pemerintah setempat (Pasal 90 ayat 1 UU No. 13/ 2003). Apabila pengusaha memperjanjikan pembayaran upah yang lebih rendah dari upah minimum, maka kesepakatan tersebut batal demi hukum (Pasal 91 ayat 2 UU No. 13/2003)

Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi kemanusiaan (Pasal 88 ayat 1 No. 13/2003). Kebijakan pemerintah mengenai pengupahan yang melindungi pekerja/buruh meliputi:

  • upah minimum
    •    upah kerja lembur
    •    upah tidak masuk kerja karena berhalangan
    •    upah tidak masuk kerja karena melakukan kegiatan lain di luar pekerjaannya;
    •    upah karena menjalankan hak waktu istirahat kerjanya;
    •    bentuk dan cara pembayaran upah
    •    denda dan potongan upah;
    •    hal-hal yang dapat diperhitungkan dengan upah;
    •    struktur dan skala pengupahan yang proporsional;
    •    upah untuk pembayaran pesangon; dan
    •    upah untuk perhitungan pajak penghasilan.

Komponen upah sendiri terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap, maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap (Pasal 94
UU No. 13/2003).

Upah Minimum Propinsi (UMP)

Upah Minimum adalah suatu standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pekerja di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Karena pemenuhan kebutuhan yang layak di setiap provinsi berbeda-beda, maka disebut Upah Minimum Provinsi.

Pasal 89 Undang-Undang Nomor 13 menyatakan bahwa penentuan upah minimum diarahkan kepada pemenuhan kebutuhan kehidupan yang layak. Upah minimum ditentukan oleh Gubernur setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi yang terdiri dari pihak pengusaha, pemerintah dan serikat buruh/serikat pekerja ditambah perguruan tinggi dan pakar.

UMP tidak sama dengan upah pokok, melainkan upah secara keseluruhan. Jadi, benar bahwa UMP yang diberikan oleh pengusaha/perusahaan merupakan jumlah keseluruhan upah yang dibawa pulang pekerjanya, atau dikenal dengan istilahtake home pay. Total upah yang dibawa pulang (take home pay) pekerja tersebut dapat terdiri dari komponen upah pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap.

Pemberian Upah

Pemberian Upah merupakan suatu imbalan/balas jasa dari perusahaan kepada tenaga kerjanya atas prestasi dan jasa yang disumbangkan dalam kegiatan produksi. Upah kerja yang diberikan biasanya tergantung pada:

  • Biaya keperluan hidup minimum pekerja dan keluarganya
  • Peraturan perundang – undangan yang mengikat tentang Upah Minimum Regional (UMR)
  • Kemampuan dan Produktivitas perusahaan
  • Jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.
  • Perbedaan jenis pekerjaan

Kebijakan komponen gaji/upah ditetapkan oleh masing-masing perusahaan. Yang jelas, gaji tidak boleh lebih rendah dari Upah Minimum Propinsi (UMP) yang ditetapkan pemerintah.

Perjanjian Kerja Bersama Mengatur Mengenai Penggajian

Besaran upah atau gaji dan cara pembayarannya merupakan salah satu isi dari perjanjian kerja (Pasal 54 ayat 1 huruf e UU No. 13/2003).  Akan tetapi dalam perjanjian kerja, tidak dijabarkan secara detail mengenai sistem penggajian, hal tersebut akan dituangkan lebih lanjut dalam Peraturan Perusahaan (PP) atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB), atau dibuat dalam bentuk struktur dan skala upah menjadi lampiran yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari PP/PKB. PP dan PKB merupakan kesepakatan tertulis dan hasil perundingan antara pekerja/serikat pekerja dengan pengusaha.

Berdasarkan pasal 14 ayat (3) Permenaker No. 1 Tahun 1999, Peninjauan besarnya upah pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 (satu) tahun, dilakukan atas kesepakatan tertulis antara pekerja/serikat pekerja dengan pengusaha. Kesepakatan tertulis tersebut ditempuh dan dilakukan melalui proses perundingan bipartit antara pekerja/serikat pekerja dengan pengusaha di perusahaan yang bersangkutan. Dari perundingan bipartit tersebut kemudian melahirkan kesepakatan, yang selanjutnya kesepakatan tersebut dituangkan secara tertulis Peraturan Perusahaan (PP), atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Komponen Upah

Yang termasuk dalam komponen upah berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. SE-07/MEN/1990 Tahun 1990 tentang Pengelompokan Komponen Upah Dan Pendapatan Non Upah, yaitu:

  1. Upah Pokok: adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan.
  2. Tunjangan Tetap: adalah suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Isteri; Tunjangan Anak; Tunjangan Perumahan; Tunjangan Kematian; Tunjangan Daerah dan lain-lain. Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport dapat dimasukan dalam komponen tunjangan tetap apabila pemberian tunjangan tersebut tidak dikaitkan dengan kehadiran, dan diterima secara tetap oleh pekerja menurut satuan waktu, harian atau bulanan.
  3. Tunjangan Tidak Tetap adalah suatu pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti Tunjangan Transport yang didasarkan pada kehadiran, Tunjangan makan dapat dimasukan ke dalam tunjangan tidak tetap apabila tunjangan tersebut diberikan atas dasar kehadiran (pemberian tunjangan bisa dalam bentuk uang atau fasilitas makan).

Undang – Undang yang Mengatur Mengenai Tunjangan pekerja

Ada Tunjangan yang diatur ada juga yang tidak. Undang – Undang tidak mengatur mengenai tunjangan tidak tetap (tunjangan makan, transportasi, dll). Kebijakan mengenai tunjangan jenis ini, tergantung perusahaan masing-masing. Untuk Tunjangan Kesejahteraan/Kesehatan, dalam UU no 13 pasal 99 mengatur adanya Jaminan Sosial untuk para pekerja.

Adapula Tunjangan Hari Raya (THR), pemberian THR Keagamaan bagi pekerja di perusahaan diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Bagi Pekerja di Perusahaan. Menurut peraturan tersebut, pengusaha diwajibkan untuk memberi THR Keagamaan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan atau lebih secara terus-menerus. Pekerja yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, mendapat THR minimal satu bulan gaji. Sedangkan Pekerja/buruh yang bermasa kerja tiga bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, mendapat secara proporsional, yaitu dengan menghitung masa kerja yang sedang berjalan dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

Tunjangan Keahlian

Tunjangan keahlian merupakan salah satu bentuk tunjangan yang diterimakan kepada pekerja berkenaan dengan posisi, kondisi atau suatu penilaian tertentu, bisa dalam bentuk uang, dan dapat berbentuk natura. Tunjangan tersebut, adalah bagian dari komponen upah disamping upah pokok dan pendapatan non-upah, seperti: fasilitas, bonus dan/atau THR.

Tunjangan keahlian diklasifikasikan tunjangan tetap karena dibayarkan secara teratur bersamaan dengan upah pokok sesuai dengan jenjang keahlian dan kompetensi serta profesionalisme seseorang pekerja. Sebab, menurut ketentuan Pasal 18 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU No. 13/2003, seseorang pekerja berhak memperoleh pengakuan kompetensi (sesuai dengan keahlian dan profesionalismenya) yang diperoleh melalui sertifikasi kompetensi kerja atau melalui pengalaman kerja.

Dengan demikian, bagi pekerja yang memiliki suatu keahlian atau kompetensi tertentu, disamping berhak atas pengakuan kompetensi sesuai keahliannya, juga dengan sendirinya berhak memperoleh hadiah berupa tunjangan keahlian.

Besaran dan Tolak Ukur untuk Menentukan Tunjangan Keahlian

Tidak ada pengaturannya dalam peraturan perundang-undangan. Sepanjang tidak melanggar prinsip-prinsip kebijakan pengupahan, besaran dan tolok ukur penentuan tunjangan (termasuk tunjangan keahlian) merupakan domain para pihak untuk mengaturnya atau memperjanjikan secara sukarela berdasarkan atas azas kebebasan berkontrak dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.

Pendapatan Non-Upah

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. SE-07/MEN/1990 Tahun 1990 tentang Pengelompokan Komponen Upah Dan Pendapatan Non Upah, komponen pendapatan non upah adalah sebagai berikut ini:

  1. Fasilitas: adalah kenikmatan dalam bentuk nyata/natura yang diberikan perusahaan oleh karena hal-hal yang bersifat khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, seperti fasilitas kendaraan (antar jemput pekerja atau lainnya); pemberian makan secara cuma-cuma; sarana ibadah; tempat penitipan bayi; koperasi; kantin dan lain-lain.
  2. Bonus: adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan hasil kerja lebih besar dari target produksi yang normal atau karena peningkatan produktivitas; besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.
  3. Tunjangan Hari Raya (THR), Gratifikasi dan Pembagian keuntungan lainnya.

 

Apa saja jenis pemotongan gaji yang bisa dilakukan perusahaan?
Upah kotor adalah gaji pokok dan tunjangan tetap yang kita terima sebelum dilakukan pemotongan-pemotongan. Upah bersih yang didapat pekerja tiap bulan biasa kita kenal dengan istilah “take home pay”. Perbedaan antara upah kotor dan upah bersih disebabkan oleh adanya pemotongan-pemotongan gaji, seperti :

  1. Pemotongan Pajak Penghasilan

Menurut pasal 4 ayat 1 huruf a UU No.36/2008 tentang Pajak Penghasilan, “Yang menjadi objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak yang bersangkutan, termasuk:
a.    Penggantian atau imbalan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh termasuk gaji, upah, tunjangan, honorarium, komisi, bonus, gratifikasi, uang pensiun, atau imbalan dalam bentuk lainnya, kecuali ditentukan lain dalam Undang-undang ini”

Jadi, perusahaan wajib melakukan pemotongan pajak penghasilan dari gaji kotor karyawannya. Jumlah pajak penghasilan yang harus dipotong, besarnya tergantung dari :

  • Jumlah penghasilan kotor  karyawan
  • Status perkawinan (single, menikah, jumlah anak)
  • Adanya penghasilan yang tidak boleh dikenakan pajak penghasilan
  • Tarif pajak yang berlaku
  1. Pemotongan Pembayaran Iuran Jaminan Sosial (Asuransi kesehatan, jaminan pensiun, dll)
    Pemotongan upah pekerja karena suatu pembayaran terhadap negara atas iuran keanggotaan/peserta untuk suatu dana yang menyelenggarakan jaminan sosial dan ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan, maka secara hukum pemotongan tersebut merupakan kewajiban dari pekerja (Pasal 22 ayat 2 PP No. 8 Tahun 1981).
  2. Pemotongan Lainnya
  • Pemotongan upah karena absen tanpa alasan yang jelas

Secara hukum, apabila pekerja tidak bekerja, maka upah tidak dibayar (Pasal 93 ayat 1 UU No.13/2003). Namun, pemotongan upah pekerja yang tidak masuk kerja tidak dapat dilakukan begitu saja, karena berdasarkan Undang-Undang 13 tahun 2003, pekerja dilindungi haknya untuk mendapatkan upah penuh untuk hari atau hari-hari ia tidak masuk bekerja, antara lain dalam hal pekerja tidak masuk kerja karena sakit, menjalani cuti yang merupakan haknya, menikah, menikahkan anaknya, sedang haid bagi pekerja perempuan, atau ada anggota keluarga (orang tua, mertua, keluarga dalam satu rumah) meninggal dunia.

  • Pemotongan upah karena pekerja melakukan pelanggaran

Pemotongan upah mengenai denda atas pelanggaran yang dilakukan pekerja dapat dilakukan apabila hal tersebut diatur secara tegas dalam suatu perjanjian tertulis atau perjanjian perusahaan (Pasal 20 ayat 1 PP No. 8 Tahun 1981 tentang Perlindungan Upah)

  • Pemotongan upah karena membayar cicilan

Cicilan ini bisa mencakup berbagai hal seperti membayar cicilan rumah, cicilan mobil, dsb.

Situasi Dimana Pengusaha Tetap Wajib Memberikan Gaji/Upah?

  • Pekerja sakit sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
  • Pekerja perempuan yang sakit pada hari pertama dan kedua masa haidnyasehingga tidak dapat melakukan pekerjaan
  • Pekerja tidak masuk bekerja karena menikah, menikahkan,mengkhitankan, membaptiskan anaknya, isteri melahirkan atau keguguran kandungan, suami atau isteri atau anak atau menantu atau orang tua atau mertua atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia
  • Pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya karena sedang menjalankan kewajiban terhadap negara
  • Pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya karena menjalankan ibadah yang diperintahkan agamanya
  • Pekerja bersedia melakukan pekerjaan yang telah dijanjikan tetapi pengusaha tidak mempekerjakannya, baik karena kesalahan sendiri maupun halangan yang seharusnya dapat dihindari pengusaha
  • Pekerja melaksanakan hak istirahat/cuti
  • Pekerja melaksanakan tugas serikat pekerja atas persetujuan pengusaha
  • Pekerja melaksanakan tugas pendidikan dari perusahaan

Apakah Pekerja Tetap Mendapat Upah Apabila Pekerja Tidak Masuk Kerja Karena Melakukan Pernikahan?

Ya, pekerja tetap berhak mendapatkan upah apabila tidak masuk kerja karena sakit, menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan anaknya, istri melahirkan, atau ada anggota keluarga yang meninggal.

Untuk perhitungan upah berbayar saat sakit bisa Anda lihat di Pertanyaan mengenai Pekerja Yang Sakit dan perhitungan upah berbayar saat sakit bisa Anda lihat di Seputar Cuti Tahunan

Dalam pasal 93 ayat 4 UU no.13/2003 tentang Tenaga Kerja, upah tidak masuk kerja karena halangan adalah sebagai berikut :

  • Pekerja menikah, dibayar untuk 3 (tiga) hari
  • Menikahkan anaknya, dibayar untuk 2 (dua) hari
  • Mengkhitankan anaknya, dibayar untuk 2 (dua) hari
  • Membaptiskan anaknya, dibayar untuk 2 (dua) hari
  • Istri melahirkan/mengalami keguguran kandungan, dibayar untuk 2 (dua) hari
  • Suami/istri, orang tua/mertua, anak atau menantu meninggal dunia, dibayar untuk 2 (dua) hari
  • Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia, dibayar untuk 1 (satu) hari.

Pengaturan pelaksanaan tentang upah tidak masuk kerja karena berhalangan ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama (PKB).

Apakah Upah Kerja Selalu Harus Dalam Bentuk Uang?

Ya, upah yang diterima pekerja umumnya dalam bentuk uang.Akan tetapi, ada kalanya perusahaan membayar sebagian dari upah dalam bentuk lain, dengan ketentuan nilainya tidak boleh melebihi 25% dari nilai upah yang seharusnya diterima.

Bagaimana tata cara pembayaran upah?

Pembayaran upah harus dilakukan dengan alat pembayaran yang sah. Bila pembayaran upah tidak ditentukan dalam perjanjian atau peraturan perusahaan, maka pembayaran upah dilakukan di tempat kerja atau kantor perusahaan.

Jangka waktu pembayaran upah secepat-cepatnya bisa dilakukan seminggu sekali atau selambat-lambatnya sebulan sekali, kecuali dalam perjanjian kerja tertulis waktu pembayaran kurang dari satu minggu.

  

Apabila Pekerja Melanggar Peraturan Perusahaan Yang Ada, Apakah Juga Dikenakan Denda/Pemotongan Upah?

Dalam pasal 95 UU no 13/2003 tentang Tenaga Kerja, pemerintah mengatur pengenaan denda kepada perusahaan dan/atau pekerja dalam pembayaran upah.

Perusahaan dapat mengenakan denda kepada pekerja yang melakukan pelanggaran, sepanjang hal itu diatur dalam secara tegas dalam suatu perjanjian tertulis/peraturan perusahaan. Besarnya denda untuk setiap pelanggaran harus ditentukan dan dinyatakan dalam perjanjian tertulis/peraturan perusahaan.

Apabila untuk satu perbuatan sudah dikenakan denda, perusahaan dilarang untuk menuntut ganti rugi terhadap pekerja yang bersangkutan. Ganti rugi dapat diminta oleh perusahaan dari pekerja, apabila terjadi kerusakan barang/kerugian lainnya baik milik perusahaan maupun milik pihak ketiga oleh pekerja karena kelalaian/kesengajaan. Ganti rugi harus diatur terlebih dahulu dalam perjanjian tertulis/peraturan perusahaan dan setiap bulannya tidak boleh lebih dari 50% dari upah

Denda yang dikenakan oleh perusahaan kepada pekerja tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan pengusaha atau orang yang berwenang untuk menjatuhkan denda tersebut.

Contoh Perhitungan Gaji Karyawan

Gaji Pokok Rp. 2.513.230,
Tunjangan Transport sebesar Rp. 150.000,
Tunjangan Jabatan sebesar Rp. 350.000,
Lembur sebesar Rp.165.500
Perusahaan mendaftarkan sebagai peserta Jamsostek dengan menerapkan gaji sesuai UMR tahun 2012 yaitu sebesar 1.492.000.
Untuk PTKP, karena status pernikahan belum menikah sehingga menerapkan 1 item PTKP yaitu hanya untuk pribadi dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Berikut perhitungannya:

Gaji Pokok 2.513.230
Tunjangan Transport 150.000
Tunjangan Jabatan 350.000
Premi JHT 3,7% X 1.492.000 55.204
Premi JKK 0,24% X 1.492.000 3.581
Premi JK 0,3% X 1.492.000 4.476
Uang Lembur 165.500
Jumlah Penghasilan Bruto Bulanan 3.241.991
Total Penghasilan Bruto Setahun 12 X 3.241.991 38.903.890
Pengurangan
Biaya Jabatan 5% dari 38.903.890 1.945.194
Jamsostek (Setahun) 2% dari 1.492.000 X 12 358.080
Total Pengurangan 2.303.274
Penghasilan Bersih Setahun 36.600.615
PTKP
Pribadi 24.300.000
Total PTKP 24.300.000
PKP Penghasilan Bersih Setahun – Total PTKP 12.300.615
PPh21 Tahunan 5% X 12.300.615 615.031
PPh21 Bulanan 615.031 : 12 51.253

Penawaran Proyek

Surety Bond adalah suatu perjanjian tertulis (Perjanjian tambahan) antara Perusahaan Asuransi (Surety) dan Principal untuk menjamin kepentingan pihak Pemilik Proyek (Obligee), bahwa Penerima Pekerjaan (Principal) akan memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian pokok (Kontrak) yang dibuat antara Principal dan Obligee. Apabila Principal gagal memenuhi kewajibannya terhadap Obligee, maka Surety akan membayar kepada Obligee sebesar kerugian yang diderita maksimum sebesar nilai jaminan. Atas Pembayaran Surety ke Obligee Principal bersedia membayar kembali kepada Perusahaan Surety sebesar kerugian yang telah dibayarkan oleh Surety kepada Obligee berikut bunga sesuai dengan agreement of indeminity to Surety yang telah ditanda tangani oleh Principal.

Manfaat Suretyship

  • Bagi Penerima Pekerjaan (Principal) dapat memperoleh penjaminan Suretyship dengan mudah, cepat, biaya jasa penjaminan relative murah dan collateral/agunan bukan persyaratan utama dalam mendapatkan penjaminan Suretyship.
  • Bagi Pemilik Proyek (Obligee) Suretyship yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance memberikan jaminan kepada Obligee bahwa proyek yang dikelola atau dimiliki Obligee akan terlaksana dan selesai pada waktunya sesuai dengan kontrak.

Pihak – pihak yang terkait dalam Suretyship

Produk Suretyship

  1. Suretyship Bond
  2. Jaminan Penawaran/Tender (Bid Bond) Jaminan yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance untuk menjamin Pemilik Proyek (Obligee) apabila Penerima Pekerjaan (Principal) mengundurkan diri dalam mengikuti tender atau menandatangani kontrak. Besarnya nilai jaminan 1% s/d 3% dari nilai penawaran proyek atau yang ditentukan oleh Pemilik Proyek (Obligee).
  3. Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond) Jaminan yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance atas kesanggupan Penerima Pekerjaan (Principal) untuk menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh Pemilik Proyek (Obligee) sesuai dengan ketentuan–ketentuan yang diperjanjikan dalam kontrak pekerjaan. Besaran nilai jaminan umumnya antara 5% hingga 10% dari Kontrak/Nilai Proyek atau ditentukan oleh Pemilik Proyek (Obligee).
  4. Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond) Jaminan yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance untuk menjamin Pemilik Proyek (Obligee) bahwa uang muka akan dikembalikan bilamana Penerima Pekerjaan Maintenance (Principal) lalai/gagal melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang diperjanjikan dalam kontrak. Besarnya nilai jaminan 5 % dari nilai kontrak atau ditentukan oleh Pemilik Proyek (Obligee).
  5. Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond) Jaminan yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance untuk menjamin Pemilik Proyek (Obligee) atas kesanggupan Prinsipal untuk memperbaiki kerusakan – kerusakan setelah selesai sesuai yang diperjanjikan dalam kontrak. Besarnya Nilai Jaminan adalah 5% atau sesuai yang ditentukan dalam kontrak.
  6. Customs Bond

Adalah Jaminan yang diterbitkan oleh PT. Indonesia Life Insurance atas fasilitas pembebasan atau penundaan pungutan Negara yang diberikan Bea dan Cukai (Obligee) kepada Importir (Principal).

  • KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor)
  • Kaber ( Kawasan Berikat)
  • OB – 23
  • Vooruistlag
  • Tempat Penimbunan Sementara (TPS)
  • Angkut Lanjut
  • Perusahaan Jasa Titipan (PJT)
  • Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK)
  1. Kontra Garansi Bank

Adalah Jaminan kepada bank bahwa PT. Indonesia Life Insurance akan membayar ganti rugi atas klaim pencairan Garansi Bank yang diajukan oleh Obligee.

  • Jaminan Tender (Bid Bond/BB)
  • Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond/PB)
  • Jaminan Uang Muka (Advance Payment Bond/APB)
  • Jaminan meliharaan(Maintenance Bond/MB)
  1. Excise Bond

Adalah jaminan penangguhan pembayaran cukai secara berkala atas pungutan negara yang dikenakan terhadap produsen dan importer rokok, sesuai dengan skep yang diperoleh dari Dirjen Bea Cukai.

  1. Jaminan Pembayaran (Payment Bond)

Jaminan kepada Obligee apabila prinsipal tidak melakukan pembayaran sejumlah nilai dalam waktu yang ditentukan sesuai kontrak yang diperjanjikan antara Obligee dan Prinsipal.

  • Jaminan Pembayaran Agen Cargo
  • Jaminan Pembayaran Sisa Anggaran (SP2D)
  • Jaminan Distributorship
  • Jaminan Kekurangan Kolateral
  • Jaminan Pembayaran Lainnya

Cara mudah mendapatkan layanan proteksi PT. Indonesia Life Insurance

  1. Nasabah Baru
  2. Mengisi Formulir Permohonan Surety Bond
  3. Melengkapi Data Pokok :

o    Company Profile

o    Copy Akta Pendirian dan Perubahan Terakir

o    SIUP/SIUJK, TDP, NNPWP, Surat Domisili, Surat Tanda Asosiasi

o    Laporan Keuangan 2 tahun terakhir

  1. Melengkapi data pendukung seperti :

o    Bidbond : Undangan Tender, Pengumuman Tender

o    Performance Bond : Surat Penunjukkan Pemenang atau Surat Perintah Kerja

o    Advance Payment Bond : Surat Perjanjian Pemborongan/Kontrak

o    Maintenance Bond : Berita Acara SerahTerima Pekerjaan.

  1. Nasabah Lama
  2. Mengisi Formulir Permohonan Surety Bond
  3. Melengkapi Data Pendukung sesuai penjaminan yang diinginkan.

Sumber :

– http://zahiraccounting.com/id/blog/contoh-laporan-keuangan-perusahaan-jasa/

– http://www.asei.co.id/index.php/id/produk/suretyship

http://www.gajimu.com/main/pekerjaan-yanglayak/upah-kerja/pertanyaan-mengenai-gaji-atau-upah-

kerja-1

– http://supriani.com/info/mengetahui-pajak-penghasilan-pph-bulanan-karyawan/

– http://www.gendruk.com/berapa-pendapatan-komisi-agen-asuransi/

Tugas 1 – Pengantar Bisnis Inforamatika : OLX/Tokobagus

Tokobagus.com atau sekarang yang biasa dikenal dengan sebutan OLX adalah pasar iklan yang berbasis online lokal yang dapat diakses melalui internet dan juga melalui aplikasi pada ponsel olx. olx sekarang sudah dapat diakses di 106 negara.

Tokobagus pertama kali didirikan pada tanggal 9 juni 2005 oleh 2 warga belanda bernama Arnold Sebastian Egg dan Remco Lupker. Ide pembuatan situs tokobagus adalah ketika Arnold sedang berlibur di pulau bali. saat setelah melihat perkembangan pesat situs ECommerce di Amerika dan Amazon. menilai dari segi geografis indonesia yang terdiri dari berbagai macam kepulauan maka terpikir lah ide untuk membuat situs tokobagus.com yang saat itu berkantor di pulau bali namun sejak tahun 2010 akhirnya berpindah ke kota jakarta.

https://id.wikipedia.org/wiki/OLX_Indonesia

 

TUGAS 1 – pengantar bisnis informatika : seandainya saya memulai bisnis informatika

menempuh pendidikan dibidang informatika memang tidaklah mudah, terlebih jika sudah lulus dari universitas akan banyak sekali persaingan dalam mencari pekerjaan untuk bidang informatika. namun tidak semua lulusan informatika harus bekerja di kantor ataupun di bidang yang sama, dari situ lah saya mempunyai sebuah keinginan di bidang bisnis dengan menyatukan antara bidang bisnis dan ilmu informatika.

banyak sekali bisnis yang bisa di jalankan terutama pada bidang informatika. terutama saya ingin sekali membuat sebuah website dan aplikasi dalam bentuk penyewaan kendaraan.

memang usaha ini masih sangat jarang bahkan cenderung dilihat banyak kerugiaannya. namun konsep dalam pembuatan website ini adalah dalam bentuk skala nasional dan bekerja sama dengan penyedia penyedia rental mobil yang ingin bergabung di dalam bisnis ini. jadi setiap orang yang tidak mempunyain kendaraan di daerah atau sedang ingin berpergian ke suatu daerah dapat menyewa kendaraan untuk berbagai macam keperluan.

demikian impian yang saya inginkan dalam membuat bisnis informatika. memang dalam memulai bisnis sesuatu memang tidak mudah, namun dengan ketekunan, dan keyakinan tidak ada yang tidak mungkin

Pengantar Teknologi Game: Serigala VS Domba

Game Serigala VS Domba ini adalah pengembangan dari game tic tac toe 4×4 yang terdapat pada strawberry prolog. Pada game tic tac toe 4 X 4 hanya terdiri dari 4 baris dan 4 kolom, tetapi dalam pengembangannya game ini berubah menjadi tic tac toe 9 X 9 yang terdiri dari 9 baris dan 9 kolom. Game ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengalahkan musuh dengan dengan cara user yang kita kendalikan harus bisa terlebih dahulu mengisi setiap kotak yang ada pada game secara berurutan baik secara horizontal, vertical, ataupun diagonal.

Pada tampilan game terdapat splash screen, menu dan button. Saat ketika ingin memulai game akan terlebih dahulu muncul tampilan splash screen seperti loading pada window.

Setelah loading selesai akan masuk ke window menu yang berisikan button Mulai dan About, di tampilan ini jika ingin mulai permainan silakan pilih button mulai. Dan jika ingin mencari profil pembuat silakan pilih About. Jika memilih mulai akan langsung masuk ke tampilan game, ditampilan game pemain bisa langsung memainkan gamenya tetapi jika tidak tahu cara bermainnya silakan pilih menu help. Menu help akan memberitahukan user cara bermain game Serigala Vs Domba. Selajutnya silakan memainkan gamenya, jika kita kalah dalam memainkan game tersebut akan muncul sebuah tampilan bahwa anda user telah kalah, tetapi jika ingin mencoba lagi silakan memilih New Game untuk memulai permainan dari awal kembali.

Tampilan Pada Saat Splash Screen

game1

Tampilan Menu awal

game2

tampilan game saat komputer menang

game3

saat game dengan hasil imbang

game4

Listing Program

win_deep(0). % semakin besar kedua nilai ini semakin pintar AI%
nolose_deep(0).
?-
%=========Deklarasi Gambar==========%
G_awal is bitmap_image(“purnama2.bmp”,_),
G_background is bitmap_image(“bulan.bmp”,_),
G_x is bitmap_image(“serigala4.bmp”,_),
G_o is bitmap_image(“domba.bmp”,_),
%===================Splash Screen====================
window(G_load,_,win_awal(_),”LOADING…”,400,100,700,400).
win_awal(init):-
G_batas=0,
G_loading=10,
G_waktu is set_timer(_,0.050,time_func).
8 | P a g e
time_func(end):-
(G_loading<50->
line(50,50,G_loading,50)
else
line(100,50,G_loading,50)),
font(20,55,”Arial”),
text_out(130,70,print(“PLEASE WAIT…”)),
G_loading := G_loading + 10,
G_batas := G_batas + 1,
(G_batas>=68->
close_window(G_load),
window(G_menu,_,win_kedua(_),”Serigala VS Domba”,400,150,580,450)).
%======================Menu Awal======================
win_kedua(paint):-
draw_bitmap(0,0,G_awal,_,_),
button(_,_,new_game(_),”Mulai”,50,100,100,40),
button(_,_,about(_),”About”,50,200,100,40).
new_game(press):-
close_window(G_menu),
set(pos([[f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f], [f,f,f,f,f,f,f,f,f]])),
set(lose_flag(false)),
brush(system_color(window)),
window( _, _, win_func(_), “Serigala VS Domba”, 30, 90, 700, 700).
%=======Window Button Main==========%
win_func(init) :-
menu(normal,_,_,menu_new(_), “&New Game”),
menu(normal,_,_,menu_help(_),”Help”),
menu(normal,_,_,about(_),”About”),
menu(normal,_,_,menu_exit(_), “&Exit”).
put_mark(Mark) :-
pos(Current_Pos),
member(Current_Pos, L, Y),
member(L, Mark, X),
X1 is 40 + 60*X, Y1 is 40 + 60*Y, X2 is X1 + 40, Y2 is Y1 +40,
write_mark(Mark, X1, Y1, X2, Y2),
fail.
put_mark(_).
9 | P a g e
write_mark(x, X1, Y1, X2, Y2) :-
draw_bitmap(X1, Y1,G_o, _, _).
write_mark(o, X1, Y1, X2, Y2) :-
draw_bitmap(X1, Y1,G_x, _, _).
%=======window papan permainan======%
win_func(paint) :-
draw_bitmap(0,0,G_background,_,_),
pen(4, rgb(1,2,3)), %green
%garis horizontal
line(30, 30, 570, 30),
line(30, 90, 570, 90),
line(30, 150, 570, 150),
line(30, 210, 570, 210),
line(30, 270, 570, 270),
line(30, 330, 570, 330),
line(30, 390, 570, 390),
line(30, 450, 570, 450),
line(30, 510, 570, 510),
line(30, 570, 570, 570),
%garis vertikal
line(30, 30, 30, 570),
line(90, 30, 90, 570),
line(150, 30, 150, 570),
line(210, 30, 210, 570),
line(270, 30, 270, 570),
line(330, 30, 330, 570),
line(390, 30, 390, 570),
line(450, 30, 450, 570),
line(510, 30, 510, 570),
line(570, 30, 570, 570),
put_mark(x),
put_mark(o),
fail.
win_func(mouse_click(X, Y)) :-
lose_flag(false),
10 | P a g e
X>30, Y>30,
X<570, Y<570,
X1 is (X – 30)//60,
Y1 is (Y – 30)//60,
pos(Current_Pos),
member(Current_Pos, L, Y1),
member(L, f, X1),
!,
replace(L2, L, x, X1),
replace(Current_Pos2, Current_Pos, L2, Y1),
set(pos(Current_Pos2)),
not(win_func(paint)),
think(Current_Pos2).
win_func(mouse_click(X, Y)) :-
beep.
think(Pos) :-
victory(x, Pos), !,
set(lose_flag(true)),
message(“You win”,”Congrats”,!).
think(Pos) :-
try_to_win(Pos), !.
think(Pos) :-
retractall(last_good_move(_)), try_nolose(Pos).
think(_) :-
last_good_move(Sit2), !,
set(pos(Sit2)),
not(win_func(paint)).
think(Pos) :-
message(“Nice”, “Keep Spirit!!”, n),
move(o, Pos, Sit2),
nolose(x, Sit2, 0), !, % Tries to make the lose farther
set(pos(Sit2)),
not(win_func(paint)).
think(Pos) :-
move(o, Pos, Sit2),
set(pos(Sit2)),
not(win_func(paint)).
try_nolose(Pos) :-
move(o, Pos, Sit2),
nolose_deep(Deep),
nolose(x, Sit2, Deep),
set(last_good_move(Sit2)),
11 | P a g e
random(3)=:=0, !, fail. % this makes the game more interesting
try_to_win(Pos) :-
move(o, Pos, Sit2),
is_it_win(Sit2).
is_it_win(Sit2) :-
victory(o, Sit2),
set(pos(Sit2)),
not(win_func(paint)),
set(lose_flag(true)),
beep(“suara ketawa.wav”),
message(“Sorry”,”You lose!”,s).
is_it_win(Sit2) :-
win_deep(Deep),
win(x, Sit2, Deep),
set(pos(Sit2)),
not(win_func(paint)),
message(“Please”,”Give up”,i).
member([Element, _, _, _, _, _, _, _, _], Element, 0).
member([_, Element, _, _, _, _, _, _, _], Element, 1).
member([_, _, Element, _, _, _, _, _, _], Element, 2).
member([_, _, _, Element, _, _, _, _, _], Element, 3).
member([_, _, _, _, Element, _, _, _, _], Element, 4).
member([_, _, _, _, _, Element, _, _, _], Element, 5).
member([_, _, _, _, _, _, Element, _, _], Element, 6).
member([_, _, _, _, _, _, _, Element, _], Element, 7).
member([_, _, _, _, _, _, _, _, Element], Element, 8).
replace([Element, A, B, C, D, E, F, G, H], [_, A, B, C, D, E, F, G, H], Element, 0).
replace([A, Element, B, C, D, E, F, G, H], [A, _, B, C, D, E, F, G, H], Element, 1).
replace([A, B, Element, C, D, E, F, G, H], [A, B, _, C, D, E, F, G, H], Element, 2).
replace([A, B, C, Element, D, E, F, G, H], [A, B, C, _, D, E, F, G, H], Element, 3).
replace([A, B, C, D, Element, E, F, G, H], [A, B, C, D, _, E, F, G, H], Element, 4).
replace([A, B, C, D, E, Element, F, G, H], [A, B, C, D, E, _, F, G, H], Element, 5).
replace([A, B, C, D, E, F, Element, G, H], [A, B, C, D, E, F, _, G, H], Element, 6).
replace([A, B, C, D, E, F, G, Element, H], [A, B, C, D, E, F, G, _, H], Element, 7).
12 | P a g e
replace([A, B, C, D, E, F, G, H, Element], [A, B, C, D, E, F, G, H, _], Element, 8).
%======kondisi menang horizontal======%
victory( Who, [[Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
13 | P a g e
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who, Who]]).
%=========kondisi menang vertikal=======%
victory( Who, [[Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _]]).
14 | P a g e
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who]]).
victory( Who, [[Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, _, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [Who, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _]]).
victory( Who, [[_, _, _, _, _, _, _, _, _], [_, _, _, _, _, _, _, _, Who], [_, _, _, _, _, _, _, Who, _], [_, _, _, _, _, _, Who, _, _], [_, _, _, _, _, Who, _, _, _], [_, _, _, _, Who, _, _, _, _], [_, _, _, Who, _, _, _, _, _], [_, _, Who, _, _, _, _, _, _], [_, Who, _, _, _, _, _, _, _]]).
win( o, Sit, Deep) :- move(o, Sit, Sit2), win(x, Sit2, Deep).
win( x, Sit, _) :- victory(o, Sit).
win( x, Sit, 0) :- !, fail.
win( x, Sit, Deep) :- Deep1 is Deep – 1, not(nowin( x, Sit, Deep1)).
nowin(x, Sit, _) :- not(move(Sit)). % the last move belongs to O
nowin(x, Sit, Deep) :- move(x, Sit, Sit2), nowin(o, Sit2, Deep).
nowin( o, Sit, _) :- victory(x, Sit).
15 | P a g e
nowin(o, Sit, Deep) :- not(win(o, Sit, Deep)).
lose( x, Sit, Deep) :- move(x, Sit, Sit2), lose(o, Sit2, Deep).
lose( o, Sit, _) :- victory(x, Sit).
lose( o, Sit, 0) :- !, fail.
lose( o, Sit, Deep) :- Deep1 is Deep – 1, not(nolose( o, Sit, Deep1)).
nolose(o, Sit, Deep) :- move(o, Sit, Sit2), nolose(x, Sit2, Deep).
nolose( x, Sit, _) :- victory(o, Sit).
nolose(x, Sit, _) :- not(move(Sit)). % the last move belongs to O
nolose(x, Sit, Deep) :- not(lose(x, Sit, Deep)).
move(P, Sit, Sit2) :-
member(Sit, L, Y),
member(L, f, X),
replace(L2, L, P, X),
replace(Sit2, Sit, L2, Y).
move(Sit) :-
member(Sit, L, _),
member(L, f, _).
menu_new(press) :-
set(pos([[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f],[f,f,f,f,f,f,f,f,f]])),
set(lose_flag(false)),
update_window(_).
about(press):-
shell_execute(“index.html”).
menu_help(press):-
shell_execute(“carabermain.txt”).
%===========Window Exit=============%
menu_exit(press) :-
close_window(_).
win_func(close):- %—-> isi menu keluar
ask.
ask:-
yes_no( “Exit”,”udahan boy?”, ?),
!,message(“Yes”, “cupu lu”,!),
end.
16 | P a g e
ask:-
message(“No”, “Ayo lah jangan nyerah”, s).

 

Softskill Game

  1. Cari contoh game berdasarkan klasifikasi game?
  2. Buat penjelasannya dari contoh game tersebut?
  3. Apa kelebihan dan kekurangan dari klasifikasi game tersebut.

Berdasarkan jenis Genre:

Action

Counter Strike

Game ini sudah lama ada sejak adanya game Half Life, hingga saat ini counter strike sudah beraneka ragam. Counter strike adalah sebuah game perang antara sekelompok police dan teroris. Pada game ini kita sudah di sediakan beberapa room untuk sebagai tempat berperang dan menghasilkan point agar kelompok yang kita pilih dapat memenangkan peperangan.

  • kelebihan
    • Bisa buat mode, map, senjata, dan spray sendiri
    • Dapat baermain single atau multiplayer(LAN/internet)
    • Dapat memilih senjata yang kita inginkan
  • kekurangan
    • Grafik masih rendah
    • Tekstur masih rendah
    • Masih sering terjadi lag
    • Tidak adanya misi yang kita harus capai

Counter-Strike-Source

Sport

PES 2013

PES 2013 adalah sebuah sebuah game olahraga dibidang sepak bola. Game PES 2013 ini adalah pengembangan dari game PES sebelumnya, game ini PES adalah game besutan dari perusahaan asal jepang yaitu KONAMI.

  • Kelebihan
    • Kita dapat menggunakan semua pemain dalam 1 pertandingan(tidak dalam bersamaan)
    • Jika menggunakaan multiplayer layar pada game tetap menjadi 1 bukan dibagi menjadi 2 seperti pada game perang yang ada.
    • Kita dapat membuat sebuah pemain yang kita mau
  • Kekurangan
    • Tidak tersedia menu league di dalam menu completion
    • Pes 2013 tidak dapat update pemain pemain terbaru yang dapat diupdate hanyalah accesorie pemain.
    • Permainan masih belum real

PES-2013-Wallpaper

Simulator

OPEN BVE

Open BVE adalah sebuah game simulasi tentang kereta api. Pada game simulasi ini kita diajarkan cara bagaimana kita dapat mengendarai sebuah rangkaian kereta api. Jadi kita seolah olah dapat belajar menjadi seorang masinis. Game ini tidak hanya mengajarkan tentang mengendarai sebuah rangkaian kereta, namun mengajarkan juga tentang ketepatan waktu kereta untuk sampai di setiap stasiun yang disinggahi kereta, open bve juga mengajarkan rambu rambu dan kecepatan kecepatan pada setiap rangkaian kereta.

  • Kelebihan
    • Kita dapat membuat rangkaian&map kita sendiri
    • Tersedia route asli di beberapa daerah Indonesia
    • Dapat memilih rangkaian/lokomotif yang kita inginkan
  • Kekurangan
    • Grafik masih sangat kurang
    • Jalur sudah di tentukan tidak dapat berpindah jalur

New Bitmap Image

Racing

Need For Speed Most Wanted

Game yang didirikan oleh EA ini adalah sebuah game tentang balapan liar mobil di jalanan kota. Game yang paling terkenal di seluruh dunia, karena pada game ini menyuguhkan sebuah tantangan dan misi misi yang menarik. Selain itu game ini juga memberikan sebuah opsi yang menarik, yaitu kita dapat momidifikasi mobil mobil yang telah kita dapat, atau beli dengan sesuka hati. Pada game ini kita ditantang untuk mengalahkan para blacklist(raja pada gang liar) agar kita dapat menjadi raja gang yang terkuat.

  • Kelebihan
    • Grafis dan animasi yang sangat baik
    • Pilihan mobil yang cukup banyak
    • Dapat berkreasi untuk memodifikasi mobil
  • Kekurangan
    • Control kendaraan masih agak sulit
    • Harus cerdik dalam memilih mobil yang akan digunakan
    • Tidak semua bagian kita dapat modifikasi.

maxresdefault

Strategi

COC(Clash of Clans)

Coc adalah sebuah game versi mobile, game ini identic dengan karakter pasukannya, yaitu barbar yang penuh emosi marahnya dengan kumis yang mulia untuk penyihir pyromaniac. Game yang menceritakan sebuah desan dan membangun pasukan yang kuat untuk membuktikan pada seluruh clan di dunia ini mendapatkan gelar game paling popular versi mobile

  • Kelebihan
    • Membangun desa anda untuk menjadi benteng yang tak terkalahkan
    • Naikkan tentara sendiri, seperti barbarian, archer, hog rider, wizard, naga dan tentara kuat lainnya
    • Pertarungan dengan pemain diseluruh dunia
    • Bergabung bersama clan, untuk menciptakan kesejahteraan masing-masing anggota clan
    • Bertarung melawan clan lawan dalam War ClanEpic
  • Kekurangan
    • Banyak menghabiskan waktu demi game ini
    • Rasa tak bisa menghentikan bermain
    • Selalu berusaha menjadi yang terbaik apa pun caranya

Clash-of-Clans-for-Android-5-113-2-Now-Available-for-Download-406455-2-1024x772

Card Game

Solitaire

Sebuah permainan game kartu. Cara mainnya yaitu dengan menyusun dan mengurutkan kartu dari yang terbesar sampai yang terkecil sesuai jenis dan warna kartu, seperti jenis hearts, diamond, club dan spades. Jika terjadi kebuntuan terdapat tool yang digunakaan untuk menambahkan kartu dari dek. Permainan spider solitaire ini sangat simple dan menjadi legendaris di kalangan user computer.

  • Kelebihan
    • Melatih ketelitian dalam memainkannya
    • Dapat dimainkan oleh bermacam kalangan
  • Kekurangan
    • Tidak adanya level permainan
    • Permainan kurang menantang
    • Tujuan permaianannya hanya satu

unnamed

 

Tugas Softskill 2 – Logo Kelas

LOGO KELAS

Nama   : Wildan Wajdi Rahman

NPM   : 59413289

Kelas   : 3IA14

 

 

 

 

 

LOGO

 

 

 

logo

LOGO

Di dalam logo ini terdapat gambar sebuah laptop yang bertuliskan “2013 Informatics Engineering  3IA14” yang mengartikan bahwa kami adalah kelas 3IA14 Jurusan Teknik Informatika Angkatan 2013.

Pada logo kelas yang kami buat ini dengan unsur warna biru dan putih. Biru yang mengartikan kesan Komunikasi, Peruntungan yang baik, kebijakan, perlindungan, juga menandakan bahwa suatu teknologi yang kuat. Warna Putih yang mengartikan kesucian, kesederhanaan, kesempurnaan, kebersihan, serta kedamaian.

Jadi logo kelas yang kami buat ini mengartikan bahwa kelas 3IA14 adalah suatu kelas yang mengutamakan kebersamaan juga sebagai kelas yang mempunyai tujuan menjadi mahasiswa yang menciptakan teknologi yang baik.

 

Tools/Aplikasi Yang Digunakan : Adobe Photoshop

 

NAMA                                                NPM

Denny Rinaldy                                    52413321

Ingri Marta Yondra                             54413418

Lidya Resta Oktaviany                       54413980

Muhammad Tommy Ramadhan         56413163

Wildan Wajdi Rahman                       59413289

 

 

Tugas Softskill 2 – Komputer Hijau

Nama   : Wildan Wajdi Rahman

NPM   : 59413289

Kelas   : 3IA14

Judul   : Save Your Energy For Better Life

 

 

 

LOGO

logo1

 

 

 

 

 

BROSUR

logo12

 

LOGO

Di dalam logo ini terdapat beberapa gambar yaitu gambar baterai dan daun.

Gambar baterai mengartikan bahwa suatu teknologi.

Gambar daun mengartikan bahwa suatu lingkungan yang sehat.

Arti dari logo ini adalah pemakaian teknologi yang sehat sehinnga tercipta suatu lingkungan yang sehat pula.

 

Save Your Energy For Better Life

Makna dari tulisan “Save Your Energy For Better Life” adalah bahwa kita sebagai manusia dalam memanfaatkan teknologi yang sudah maju saat ini, haruslah menghemat pemakaian teknologi kita untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik sehingga terciptalah lingkungan yang sehat berkat teknologi yang kita gunakan dengan sebaik-baiknya.

Pesan Yang Disampaikan Dalam Brosur

Mengajak masyarakat untuk menghemat pemakaian teknologi untuk menciptakan kehidupan yang sehat.

Tools/Aplikasi Yang Digunakan : CorelDraw

 

NAMA                                               NPM

Denny Rinaldy                                  58413819

Ingri Marta Yondra                          54413418       

Lidya Resta Oktaviany                     54413980

Muhammad Tommy Ramadhan     56413163

Wildan Wajdi Rahman                    59413289

Tugas 1 Desain Pemodelan Grafik

Nama   : Wildan Wajdi Rahman

NPM     : 59413289

Kelas    : 3IA14

Analisis logo/brand perusahaan :

Nama perusahaan/Brand

Logo Unilever

logo_unilever

filosofi :

logo yang di gunakan pada lambang unilever menggunakan berbagai komponen sehingga menjadi satu kesatuan sehingga berbentuk huruf U. Huruf U itu sendiri mempunyai makna yaitu ” U can make a difference”, terdapat 25 simbol dalam logo unilever yang setiap logonya mempunyai arti masing masing

  1. burung simbol kebebasan dari rutinitas kerja
  2. ice cream simbol hiburan, kenikmatan, kesenangan
  3. Teh: tumbuhan / sari tumbuh-tumbuhan seperti teh, juga menyimbolkan pertumbuhan, pertanian
  4. Hati: simbol cinta, perhatian/perawatan dan kesehatan
  5. Pakaian: melambangkan cucian yang bersih dan penampilan yang menarik
  6. Wadah penyimpan: simbol packaging – botol krim diasosiasikan dengan perawatan tubuh
  7. Ikan: makanan, laut atau air segar
  8. Saus/selai: melambangkan pencampuran rasa, penambah
  9. Tangan: simbol sensitivitas, pemeliharaan dan kebutuhan. Melambangkan kulit dan sentuhan
  10. Lebah: melambangkan penciptaan, penyerbukan, kerja keras, keragaman makhluk hidup
  11. Matahari: simbol utama dari vitalitas. Konsep dasar brand Unilever
  12. Mangkuk: masakan yang mengundang selera. Juga melambangkan makanan siap saji, minuman panas atau sup
  13. Ombak: menyimbolkan kebersihan, kesegaran dan tenaga.
  14. Partikel: berhubungan dengan ilmu pengetahuan, gelembung, suara desisan
  15. Daur ulang: komitmen Unilever dalam menjaga kelangsungan hidup lingkungan
  16. Kilauan: bersih, kesehatan, berkilau
  17. Bibir: simbol dunia kecantikan, penampilan yang menarik dan citarasa
  18. Tanaman: simbol kesegaran, kristal salju: melambangkan pembekuan (pengawetan). Simbol perubahan bentuk
  19. Cairan: berhubungan dengan air bersih dan kemurnian
  20. Bumbu dan penyedap rasa: melambangkan rasa pedas atau kandungan makanan yang segar
  21. Bunga: melambangkan wewangian
  22. Rambut: simbol kecantikan dan penampilan yang menarik
  23. Pohon jenis palem/kelapa: sumber alam, juga menyimbolkan taman firdaus
  24. DNA: double helix, cetak biru kehidupan dan simbol ilmu alam, kunci hidup sehat
  25. Sendok: simbol nutrisi, citarasa dan memasak

Prefix (huruf depan) perusahaan

Logo : Motorola

download

Sejarah

logo motorola pertama kali berdiri pada tahun 1928 Paul Galvin. Awalnya perusahaan motorola ini bergerak dibidang pembuatan radio mobil namun seiring berkembangnya zaman perusahaan ini berubah menjadi perusahaan elektroknik yang terkenal didunia.

Desain

Desain motorola berbentuk lingkaran yang didalam lingkaran tersebut terdapat huruf M yang dimana filosofi dari desain logo motorola itu mempunyai makna tersembunyi.

Huruf M pada logo motorola sebenarnya adalah gambar dua buah segitiga yang mempunyai arti sebagai cita-cita yang tinggi dari perusahaan tersebut. Logo M tersebut diambil dari symbol emSigma, dua sudut teratas merupakan symbol dari puncak yang mempunyai makna kemajuan yang keatas. sedangkan lingkaran/cincin yang melingkari huruf M tersebut mempurnyai arti leadeship Minded yang progresi. Dan makna warna biru pada logo tersebut mengartikan warna yang mewakili teknologi

Kombinasi Nama & Prefix

Logo : LG

images

LG membuat sebuah logo yang cukup menarik, karena anda dapat melihat logo memiliki alfabet, L&G dalam bentuk wajah. Simbol terdiri dari dua elemen : logo LG Grey dan bergaya gambar wajah manusia di Alcatel unik warna merah.

Huruf “L” dan “G” dalam sebuah lingkaran melambangkan dunia, masa depan, pemuda, kemanusiaan, dan teknologi. Simbol juga merupakan upaya LG untuk mempertahankan hubungan dekat dengan pelanggan di seluruh di dunia. Merah, Warna utama, Mewakili keramahan, dan juga memberikan kesan yang kuat dalam komitmen LG yang terbaik.

Desain

Lingkaran melambangkan dunia, bergaya gambar wajah yang tersenyum dalam simbol menyampaikan keramahan dan didekati. Secara keseluruhan, LG mewakili dunia, masa depan, pemuda, kemanusiaan, dan teknologi

Satu Mata

mempunyai arti untuk berorientasi pada tujuan, fokus, percaya diri.

Tangan Kanan-Atas Ruang

Sengaja dibiarkan kosong dan asimetris, agar mewakili LG yang kreativitas dan adaptasi terhadap perubahan.

Warna

Warna utama LG adalah warna merah yang melambangkan keramahan, dan juga memberikan kesan yang kuat. komitmen LG untuk menjadi yang terbaik, Alcatel Grey mewakili teknologi dan kehandalan.

Kombinasi Nama dan Grafik

Logo : PT KAI

download (1)

dari awal berdiri PT Kai sudah 5(lima) kali melakukan peubahan logo. saat ini logo KAI menggunakan logo yang berbentuk 3(tiga) garis melengkung. dan logo inilah yang akan saya bahas.

  • Logo PT KAI terdiri dari 3(tiga) garis melengkung yang melambangkan gerakan dinamis PT KAI dalam mecapai visi dan misinya
  • 2 garis berwarna orange melambangkan proses pelayanan prima(kepuasan pelanggan) yang ditunjukan kepada pelanggan internal dan eksternal. anak panah berwarna putih mengartikan nilai integritas yang harus dimiliki oleh PT KAI dalam mewujudkan pelayan yang prima.
  • 1 garis melengkung berwarna biru melambangkan semangat inovasi yang harus dilakukan dalam memberikan nilai tambah ke stakeholder. Inovasi dilakukan dengan semangat sinergi di semua bidang dan dimulai dari hal yang paling kecil sehingga dapat melesat.

Logo ini dilengkapi dengan wordmark baru “kereta api” yang terlihat lebih jelas menggambarkan indentitas dari PT KAI

Implikasi Nama Perusahaan

Logo : KFC

download (2)

Logo KFC adalah salah satu logo yang paling terkenal didunia. Logo yang identik dengan KFC ini menggambarkan seorang pelayan toko tua yang sedang tersenyum. pada awalnya wajah pria tua ini dibuat lebih serius, namun seiring berjalannya waktu dan melakukan beberapa kali perubahan wajah pria tua atau yang sebenarnya seorang kolonel ini dibuat seperti terlihat ramah. Tulisan “Kentucky Fried Chicken” yang ada pada logo terdahulu disingkat menjadi  “KFC”, pada awal 1990-an. Perusahaan ingin menghilangkan konotasi lemak dari kata “Fried (Goreng)”

Gambar logo KFC telah dirombak beberapa kali, dengan fokus pada kesederhanaan dan kejelasan. Versi awal, menampilkan wajah Kolonel , yang diperkenalkan pada tahun 1952. Perusahaan ini memperkenalkan desain ulang pada tahun 1978, dengan sedikit perubahan dari jenis huruf dan penempatannya. Pada tahun 1991, baru ditingkatkan logo diadaptasi menjadi singkatan “KFC”, sebagai upaya untuk menggambarkan sebagai restoran makan  “sehat”. Versi logo disederhanakan lagi pada tahun 1997.

Gambar logo KFC yang eksis sampai saat ini diresmikan pada bulan April 2007, dengan Kolonel mengenakan celemek koki merah, yang dulu hanya merupakan jas putih. Ini dirancang oleh lembaga yang mencatat merek berbasis di San Francisco, Tesser. Logo mempertahankan elemen fundamental dari lambang kolonel, termasuk dasi kupu-kupu hitam, kacamata dan jenggot, sambil memperkenalkan skema warna cerah dan wajah yang lebih “ramah”.

Tujuan Perusahaan

Logo : Gunadarma

M Noufan Albari - Copy

Universitas Gunadarma merupakan salah satu universitas terbaik diindonesia dan universitas nomer 1(satu) di indonesia menurut beberapa situs yang sudah diakui oleh dunia. Universitas Gunadarma memiliki beberapa cabang di wilayah jakarta, tanggerang, bekasi namun berpusat di daerah depok. gunadarma mempunyai logo yang sangat unik, logonya seperti terdapat sebuah obor dengan api yang menyala di atasnya dan di kelilingi dengan tulisan Universitas Gunadarma di dalam Segi lima.

  • makna dari obor yang berdiri tegak itu melambangkan ketugahan hati untuk menyumbangkan dharma bakti kepada nusa dan bangsa.
  • Cawan obor yang lebar dan melengkung adalah wadah dari ilmu pengetahuan yang luas dan mendalam
  • Kobaran Api yang kuning keemasan menunjukan semangat juang yang tak pernah padam dalam menuntut ilmu dan menyumbangkannya kepada masyarakat
  • Bentuk lingkaran yang berwarna ungu adalah suatu bentuk geometris yang memberi ciri pada ilmu pengetahuan yang ditekuni dan dikembangkan
  • Bingkai segi lima menyatakan bahwa universitas gunadarma berazaskan pada pancasila

Sumber:

http://www.gunadarma.ac.id/en/page/arti-dan-lambang-universitas-gunadarma.html

http://kereta-api.info/transformasi-dan-makna-logo-pt-kereta-api-indonesia-3493.htm

https://halutination.files.wordpress.com/2010/02/lg-fix1.docx

http://ariefabian.blogspot.co.id/2012/02/arti-dari-logo-motorola.html

http://aldianlo.com/sejarah-dan-evolusi-gambar-logo-kfc/

https://kioslambang.wordpress.com/tag/arti-logo-unilever/